Kajian Kondisi Ekologis Sungai Batang Sangir Melalui Analisis Parameter Kualitas Air
DOI:
https://doi.org/10.36275/ejx5rm93Keywords:
baku mutu air, kualitas air sungai, parameter ekologis, sungai batang sangir, Pencemaran AirAbstract
Sungai Batang Sangir merupakan salah satu sungai utama di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, yang memiliki peranan penting sebagai sumber air bagi masyarakat dan aktivitas pertanian. Peningkatan aktivitas antropogenik di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) berpotensi menurunkan kualitas air dan mengganggu keseimbangan ekologis perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ekologis Sungai Batang Sangir melalui analisis parameter kualitas air fisik, kimia, dan biologi berdasarkan baku mutu air kelas II sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan pada dua titik, yaitu bagian hulu dan hilir sungai menggunakan metode grab sampling mengacu pada SNI 6989.57:2008. Analisis laboratorium dilakukan di laboratorium terakreditasi dengan metode pengujian standar, meliputi TSS secara gravimetri (SNI 6989.3:2019), pH menggunakan pH meter (SNI 6989.11:2019), DO metode Winkler, BOD metode inkubasi 5 hari, COD metode refluks tertutup-spektrofotometri, nitrat dan total fosfat menggunakan spektrofotometri, serta fecal coliform dengan metode MPN. Evaluasi mutu air dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perbandingan hasil pengujian terhadap baku mutu kelas II PP No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter masih memenuhi baku mutu, namun pada bagian hilir ditemukan konsentrasi total fosfat sebesar 0,54 mg/L dan fecal coliform sebesar 1.600 MPN/100 mL yang melampaui ambang batas. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kualitas air Sungai Batang Sangir pada bagian hilir dikategorikan tercemar ringan akibat pengaruh aktivitas pertanian dan limbah domestik.
Downloads
References
Abdi, Z., Tampung, D., & Batanghari, S. (2016). Kajian daya tampung beban pencemaran Sungai Batanghari pada penggal Gasiang-Sungai Langkok Sumatera Barat. Majalah Geografi Indonesia, 25(1), 70–94.
Arnanda, R. (2023). Analisis kadar nitrat dalam air sungai dengan menggunakan spektrofotometer UV-Visible. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(3), 181–184. https://doi.org/10.56338/jks.v6i3.3357
Aruan, D. G. R., & Siahaan, M. A. (2017). Penentuan kadar dissolved oxygen (DO) pada air Sungai Sidoras di daerah Butar Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Analisis Laboratorium Medik, 2(1), 422–433.
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 6989.57:2008: Air dan air limbah — Bagian 57: Metoda pengambilan contoh air permukaan. BSN.
García-Ávila, F., Jiménez-Ordóñez, M., Torres-Sánchez, J., Iglesias-Abad, S., Torres, R. C., & Zhindón-Arévalo, C. (2022). Evaluation of the impact of anthropogenic activities on surface water quality using a water quality index and environmental assessment. Journal of Water and Land Development, 53, 58–67. https://doi.org/10.24425/jwld.2022.140780
Handayani, S., Komala, P. S., & Zulkarnaini, E. (2024). Composition of environmental parameters sediments in West Sumatra. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(8), 6170–6180. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i8.7579
Harahap, M. R., Amanda, L. D., & Matondang, A. H. (2022). Analisis kadar COD (chemical oxygen demand) dan TSS (total suspended solid) pada limbah cair dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Amina, 2(2), 79–83. https://doi.org/10.22373/amina.v2i2.772
Khasanah, U. K. N., & Ramli, M. (2022). Studi parameter biologi dalam analisis kualitas air sumur di Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Proceeding Biology Education Conference, 19(1), 69–74.
Legasari, L., Noviarni, N., Wijayanti, F., Oktaria, M., & Miarti, A. (2023). Analisis kadar fosfat pada air sungai menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Redoks: Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, 6(2), 59–64. https://doi.org/10.33627/re.v6i2.1227
Mujahid Zakir, A., Rumparam, A., Anif Farida, & Murni, M. (2023). Sosialisasi kebersihan air sungai pada masyarakat sekitar kanal Victory Kota Sorong. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(6), 891–896. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i6.190
Nainggolan, Y. D., Sugiyani, T., Nababan, J., & Simbolon, W. (2024). Analisa pengaruh suhu, pH dan TDS terhadap kualitas air di Sungai Kahayan Kalimantan Tengah. Jurnal Riset Sains dan Teknologi, 1(2), 913–919.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Santy, D. A., Adyatma, S., & Huda, N. (2017). Analisis kandungan bakteri fecal coliform pada Sungai Kuin Kota Banjarmasin. Majalah Geografi Indonesia, 31(2), 51–62. https://doi.org/10.22146/mgi.26551
Septi, S., Pratiwi, D., & Indonesia, J. (2021). Analisis dampak sumber air sungai akibat pencemaran pabrik gula dan pabrik pembuatan sosis. Jurnal Ilmu Lingkungan, 3(2), 122–142.
Setyaningrum, D., Anisa, Z., & Rasydta, H. (2022). Pengujian kadar chemical oxygen demand (COD) pada air limbah tinggi kalsium klorida menggunakan metode refluks terbuka. Formosa Journal of Science and Technology, 1(4), 353–362. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i4.1050
Toruan, P. L. (2024). Analisis perubahan temperatur air terhadap daya hantar listrik (DHL) dan total dissolved solid (TDS). Fisitek: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.30821/fisitekfisitek.v7i1.12698
Weningtyas, A., & Widuri, E. (2022). Pengelolaan sumber daya air berbasis kearifan lokal sebagai modal untuk pembangunan berkelanjutan. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 5(1), 129–144. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v5i1.6074
Wiriani, E. R. E. (2018). Analisis kualitas air Sungai Batanghari berkelanjutan di Kota Jambi. Jurnal Khazanah Intelektual, 1(82), 123–141.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suci Handayani, Laila Mardiah, Hendri Sawir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





