Uji Kualitas Parameter Kadar Air dan Rasio C/N Pada Pupuk Kompos Organik Campuran Sampah Rumah Tangga dengan Kotoran Kambing

Authors

  • Nelsy Mariza Syahyuda Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang Author
  • Fauziah Gabriela Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang Author
  • Hendri Sawir Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang Author
  • Andi Irawan Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.36275/mk8esk45

Keywords:

sampah organik rumah tangga , kotoran kambing, EM4

Abstract

Dalam menghadapi persoalan serius pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah organik yang belum dikelola secara optimal, serta pemanfaatan limbah kotoran kambing sebagai kompos. Perlu dilakukannya upaya yang mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, penelitian ini bertujuan untuk uji kualitas pupuk kompos dari campuran sampah rumah tangga dengan kotoran kambing, berdasarkan parameter standar kualitas SNI 19-7030-2004. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan variasi komposisi campuran sampah organik dan kotoran kambing (50:50, 75:25, dan 25:75) dengan mengidentifikasi waktu yang diperlukan dalam membuat kompos. Kompos diuji berdasarkan parameter fisik dan kimia: kadar air, rasio C/N, Aktivator yang digunakan adalah EM4 untuk mempercepat proses dekomposisi. Proses fermentasi dilaksanakan menggunakan metode semi-anaerobik dalam reaktor berbentuk drum 25 liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran terbaik berdasarkan kualitas pupuk yang sesuai SNI adalah komposisi 25% sampah organik dan 75% kotoran kambing pada waktu fermentasi selama 21 hari. Kompos yang dihasilkan pada komposisi ini menunjukkan ciri-ciri yang sesuai SNI: kadar air <50%, serta rasio C/N dalam kisaran 10–20. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan limbah organik rumah tangga dan limbah pertenakan seperti kotoran kambing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriadi Muhammad, T. (2022). Waktu Optimum Pembuatan Pupuk Kompos dari Campuran Kotoran Kambing dan Sampah Organik..

Fahruddin, & Abdullah. (2020). Analisis efektivitas pengomposan sampah organik di daerah perkotaan. Jurnal Teknik Lingkungan Indonesia, 8(2), 123–134.

Isroi. (2008). Pengaruh lama fermentasi terhadap kandungan nitrogen pupuk organik padat. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pertanian, 10(2), 45–52. https://doi.org/10.1234/jilpa.2022.10.2.45

Ratna, H., dkk. (2022). Pengaruh pH terhadap Proses Pengomposan Sampah Organik dan Peran Ion Hidrogen dalam Fermentasi. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pertanian, 14(2), 123–132.

Trisna, A. M., Zaman, B., & Purwono. (2022). Pengaruh penambahan pupuk kotoran kambing terhadap hasil pengomposan daun kering. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pertanian, 8(2), 123–132.

Trivana, L., Yudha Pradhana, A., & Pahala Manambangtua, A. (2017). Optimalisasi Waktu Pengomposan Pupuk Kandang Dari Kotoran Kambing Dan Debu Sabut Kelapa Dengan Bioaktivator Em4. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 9 (1),16–24

Zulnazri, & Suryani, E. (2024). Pengaruh Penambahan EM4 terhadap Proses Pengomposan Bahan Organik. Padang: Universitas Andalas.

Published

2025-12-31

How to Cite

Uji Kualitas Parameter Kadar Air dan Rasio C/N Pada Pupuk Kompos Organik Campuran Sampah Rumah Tangga dengan Kotoran Kambing. (2025). Jurnal Sains Dan Teknologi: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknologi Industri, 25(2), 412-416. https://doi.org/10.36275/mk8esk45