Efektivitas Groin dan Breakwaters Sebagai Bangunan Pelindung Pantai Sunur Kota Pariaman Dengan Simulasi Numerik

Authors

  • Sulastry Syaid Universitas Andalas Author
  • Masmera Universitas Andalas Author

DOI:

https://doi.org/10.36275/jp57s911

Keywords:

Sistem Pemodelan Pesisir, Bangunan Krib, Pemecah gelombang, Abrasi, Pesisir, Pesisir

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja groin dan breakwater sebagai bangunan pelindung pantai dalam mengurangi dampak abrasi di Pantai Sunur, Kota Pariaman. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan pemodelan numerik melalui perangkat lunak Surface Water Modeling System (SMS). Analisis difokuskan pada perubahan morfologi dasar perairan dan pola sedimentasi yang muncul setelah penerapan masing-masing struktur. Pemodelan dilakukan pada lingkungan pasang tinggi arah penyebaran gelombang dominan dari barat. Dua skenario diuji, yaitu pemasangan groin dan pemasangan breakwater. Hasil simulasi menunjukkan bahwa breakwater menghasilkan akumulasi sedimen yang lebih besar pada area terlindung di belakang bangunan. Sebaliknya, groin lebih berfungsi mengendalikan perpindahan sedimen sepanjang garis pantai. Berdasarkan hasil tersebut, breakwater dinilai memberikan tingkat perlindungan yang lebih baik terhadap abrasi di Pantai Sunur.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Sulastry Syaid, Universitas Andalas

    TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS ANDALAS

References

Adean Hariatama 2025. Numerical Simulation to See the Performance of Groynes and Breakwaters as Shore-Protection Structures at Ketaping Beach, Padang Pariaman. Jurnal Talenta Sipil 8(1):214.Fakultas Teknik Universitas Batang Hari

Aziz, M.K., S.L. Adidar, S. Pranoto dan P. Nugroho, 2016. “Penanganan Abrasi Pantai Desa Sei Raja Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah”, Jurnal Karya Teknik Sipil, Vol.5, No.2, Tahun 2016, 63-74, (http://ejournal-S1.undip.ac.id/index.php/jkts).

BIG. (2019). Seamless Digital Elevation Model (DEM) dan Batimetri Nasional. http://tides.big.go.id/DEMNAS/#Info. (diakses tanggal 20 Desember 2019).

Buttolph, A.M., C.W. Reed, N.C. Kraus, T.V. Wamsley, N. Ono, M. Larson & A.K. Zundel. 2006. Two Dimensional Depth Averaged Circulation Model CMS-M2D:Version 3.0, Report 2, Sediment Transport and Morphology Change. Vicksburg, Mississippi: US Army Corps of Engineers, Engineers Research and Development Center.

CERC. 1984. Shore Protection Manual. Vicksburg, Mississippi: Department of the Army, Waterways Experiment Station, Corps of Engineer Coastal Engineering Research Center.

Chrisnatilova, D. 2020. Simulasi Numerik Untuk Melihat Efektivitas Groin dan Breakwaters Sebagai Bangunan Pengaman Pantai Gandoriah Kota Pariaman. Tesis Magister pada Program Studi Teknik Sipil, Universitas Andalas.

Efendi, S.S., Sila, D., & Ketut, S., 2006. “Evolusi Perubahan Garis Pantai Setelah Pemasangan Bangunan Pantai”, Jurnal Teknik Sipil, Vol.3, No.1, Januari 2015, (https://www.researchgate.net).

Hasan, V., 2006. Kajian Kinerja Bangunan Pantai Labuhan Maringgai Propinsi Lampung, Tesis pada Program Magister Profesional Pengembangan Sumber Daya Air, Institut Teknologi Bandung.

Kumaat, S., Dundu., & Mandagi., 2016. “Pemilihan Tipe Bangunan Pengaman Pantai Dengan Kearifan Lokal di Pulau Bunakaen, Jurnal Ilmiah Media Engineering , Vol.6, No.2, Mei 2016, ISSN: 2087-9337.

Lin, L. 2012. CMS Wave - Background and Capabilities. Materi Webinar, Vicksburg, Mississippi: US Army Corps of Engineers, Engineers Research and Development Center.

Lin, L., Z. Demirbilek, H. Mase, J. Zheng, & F. Yamada. 2008. CMS-Wave: A Nearshore Spectral Wave Processes Model for Coastal Inlets and Navigation Projects. ERDC/CHL TR-08-13. Vicksburg, Mississippi: US Army Corps of Engineers, Engineers Research and Development Center.

Mase, H. 2001. “Multi-Directional Random Wave Transformation Model Based on Energy Balance Equation”. Coastal Engineering Journal, 43(4), p. 317–337. https://doi.org/10.1142/S0578563401000396.

Muhammad Yusuf. 2025. Pemilihan Groin dan Breakwater sebagai Bangunan Pengaman Pantai Tiram Padang Pariaman. Jurnal Talenta Sipil 8(1):259.Fakultas Teknik Universitas Batang Hari

PUPR, 2010. “Pemberlakuan Pedoman Penilaian Kerusakan Pantai dan Prioritas Penanganannya” Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 08/SE/M/2010, Jakarta.

Samudra, A., 2006. Kajian Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Desa Pasar Madang Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus Teluk Semangka Propinsi Lampung, Tesis pada Program Magister Pengembangan Sumber Daya Air, Institut Teknologi Bandung.

Sanchez, A., T. Beck, L. Lin, Z. Demirbilek, M. Brown & H. Li. 2012. Coastal Modeling System Draft User Manual. Vicksburg, Mississippi: US Army Corps of Engineers, Engineers Research and Development Center.

Solihuddin, T. 2011. “Karakteristik Pantai Dan Proses Abrasi di Pesisir Padang Pariaman, Sumatera Barat”. Majalah Ilmiah Globe, 13(2), 112–120.http://jurnal.big.go.id/index.php/GL/article/view/93/90.

Triatmodjo, B. 1999. Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset.

USACE. 2002. Coastal Engineering Manual. Washington: Department of the Army, US. Army Corps of Engineer.

Published

2026-06-30

How to Cite

Efektivitas Groin dan Breakwaters Sebagai Bangunan Pelindung Pantai Sunur Kota Pariaman Dengan Simulasi Numerik. (2026). Jurnal Sains Dan Teknologi: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknologi Industri, 26(1), 121-131. https://doi.org/10.36275/jp57s911