Optimasi Sistem Pengelolaan Dampak Lingkungan Pertambangan melalui Integrasi Model Manajemen Risiko Industri
DOI:
https://doi.org/10.36275/pgyekk32Keywords:
Mining Regulation, Environmental Impact, Risk Management, SustainabilityAbstract
Kegiatan pertambangan merupakan sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan apabila tidak dikelola dengan baik. Regulasi pertambangan di Indonesia telah mengatur kewajiban perusahaan terkait reklamasi, pascatambang, pengelolaan limbah, serta perlindungan lingkungan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi regulasi tersebut masih menghadapi tantangan, seperti lemahnya pengawasan, keterbatasan kapasitas institusi, rendahnya kepatuhan perusahaan, dan kurangnya penerapan pendekatan berbasis risiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas regulasi pertambangan terhadap pengelolaan dampak lingkungan melalui systematic literature review dengan perspektif manajemen risiko industri. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi yang cukup komprehensif dan implementasi yang belum optimal. Integrasi manajemen risiko industri yang mencakup identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko ditemukan sebagai pendekatan strategis untuk memperkuat efektivitas regulasi. Dukungan teknologi monitoring, seperti IoT dan sistem informasi lingkungan, juga berpotensi meningkatkan kinerja pengawasan. Penelitian ini mengusulkan model konseptual integrasi regulasi, manajemen risiko, dan teknologi monitoring sebagai langkah menuju pengelolaan lingkungan pertambangan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Amarrulloh, M., & Annisa, D. (2023). Pengaruh Kinerja Lingkungan Dan Komite Audit Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Dengan Risk Minimization Sebagai Variabel Moderasi: Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021. Journal Of Applied Managerial Accounting, 7(1), 25–42.
Ardalepa, P. R. (2024). Peran Hukum dalam Mengatur Eksplorasi dan Eksploitasi Sumber Daya Alam Hasil Tambang di Kawasan Konservasi. UNES Law Review, 7(2), 893–906.
Azapagic, A. (2004). Developing a framework for sustainable development indicators for the mining and minerals industry. Journal of Cleaner Production, 12(6), 639–662.
Black, J., & Baldwin, R. (2010). Really responsive risk‐based regulation. Law & Policy, 32(2), 181–213.
Hutchins, G. (2018). ISO 31000: 2018 enterprise risk management. Greg Hutchins.
L Tampushi, L., M Onyari, J., & Muthama, N. J. (2021). A review of mining regulations and environmental sustainability of artisanal gold mining sector. Asian Journal of Environment & Ecology, 16(4), 1–16.
Manganti, E. R. V., Suyanto, S., Hidayat, A. S., & Sulaiman, A. (n.d.). Ketaatan Pengelolaan Dampak Lingkungan Pertambangan Batu Gamping Sebuah Kasus Di Pt Eternal Richway. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 10(2).
Monteiro, N. B. R., Bezerra, A. K. L., Moita Neto, J. M., & Silva, E. A. da. (2021). Mining law: In search of sustainable mining. Sustainability, 13(2), 867.
Prasetyo, W. A., Saidy, A. R., Kissinger, K., & Fithria, A. (n.d.). Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Reklamasi Di Lahan Pascatambang Batubara. EnviroScienteae, 19(2), 48–54.
Rahmawati, A. A., & Retnani, E. D. (2021). Pengaruh leverage, likuiditas dan risk minimization terhadap pengungkapan corporate social responsibility. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi (JIRA), 10(8).
Redi, A., & Marfungah, L. (2021). Perkembangan kebijakan hukum pertambangan mineral dan batubara di Indonesia. Undang: Jurnal Hukum, 4(2), 473–506.
Sari, M. M. (2017). Kajian Efektivitas Pelaksanaan Amdal Bidang Energi Dan Sumber Daya Mineral Dalam Pelestarian Kawasan Lindung Di Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 7(1), 61–71.
Setiabudhi, D. O., & Palilingan, T. N. (2022). Perlindungan Hukum dan Pemberdayaan Rakyat dalam Bidang Pertambangan. Tumou Tou Law Review, 25–31.
Söderholm, K., Söderholm, P., Pettersson, M., Svahn, N., Wiklund, R., & Helenius, H. (2014). Environmental regulation and mining sector competitiveness. Luleå tekniska universitet.
Suparji, S., & Mizi, R. (2023). Penataan Regulasi Mineral Dan Batubara Untuk Kesejahteraan Rakyat. Jurnal Magister Ilmu Hukum: Hukum Dan Kesejahteraan, 4(2), 1–8.
Swari, N. R., & Cahyani, I. (2022). Pengaturan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup Di Kawasan Pertambangan Mineral Dan Batu Bara. Inicio Legis, 3(1), 38–51.
Teplická, K., Khouri, S., Beer, M., & Rybárová, J. (2021). Evaluation of the performance of mining processes after the strategic innovation for sustainable development. Processes, 9 (8), 1374.
Virgone, K. M., Ramirez-Andreotta, M., Mainhagu, J., & Brusseau, M. L. (2018). Effective integrated frameworks for assessing mining sustainability. Environmental Geochemistry and Health, 40(6), 2635–2655.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Wahyuni, Yelli Fitri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





